Showing posts with label ikan hias. Show all posts
Showing posts with label ikan hias. Show all posts

Saturday, October 5, 2013

Ikan Cupang (Betta sp)

Ikan Cupang (Betta sp), adalah ikan air tawar yang habitat asalnya berada di perairan beberapa negara di Asia Tenggar, antara lain, Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya dibagi menjadi tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Cupang termasuk ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama dan juga dapat hidup dalam wadah dengan volume air sedikit walaupun tanpa sirkulasi udara.

Klasifikasi Ilmiah :

Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Perciformes
Famili : Osprhonemidae
Genus : Osphronemus
Spesies : Betta sp
 
Sumber : worldflooppy.blogspot.com
Ikan cupang merupakan golongan anabantoid, yaitu golongan ikan yang dapat bernafas dengan mengambil udara langsung ke atmosfer. Hal ini dimungkinkan karena ikan ini memiliki perangakt tambahan pada ingsangnya yang disebut labirin yang berfungsi sebagai paru-paru. Insangnya sendiri tidak berkembang dengan baik sehingga mereka tidak mampu mengamb oksigen dari air. 

Di alam, mereka kerap dijumpai pada genangan-genangan air dangkal berlumpur denagn kadar oksigen terlarut dengan sangat rendah. Mereka juga sering dijumpai pada areal persawahan dan lokasi-lokasi lain yang mirip dengan keadaan seperti itu.

Cupang mempunyai morfologi bentuk tubuh yang khas, berbagai variasi bentuk bisa terjadi bahkan pada beberapa varietas cupang hias morfologinya sering tampak berbeda jauh dari morfologi dasarnya, terutama dalam tampilan sirip-siripnya.

Beberapa jenis ikan cupang golongan hias diantaranya ialah : 
  • Ikan Cupang Halfmoon ->

    Sumber : bangcupang.wordpress.com
    Halfmoon atau setengah bulan, demikianlah penamaan yang diberikan pada cupang hias jenis ini. Cupang ini memiliki sirip ekor yang lebar dan simetris menyerupai bentuk setengah bulan. Ikan cupang halfmoon ini pertama kali dibudidayakan di Amerika Serikat oleh Petter Goettner pada tahun 1982.

    Sumber : gravila-cupanghias.blogspot.com


    Kecantikan ikan hias cupang ini terdapat hampir di seluruh bagian tubuhnya yang memiliki ekor panjang dan berbentuk sekan-akan menyerupai bentuk setengah bulan. Di Indonesia sudah banyak sekali petani-petani ikan hias yang membudidayakannya dan bisa ditemui di tempat-tempat pembenihan ikan hias.

  • Ikan Cupang Crown Tail (serit) ->

    Sumber : kingaquarior.weebly.com
    Cupang serit merupakan cupang hias asli silangan dari Indonesia. Jenis cupang ini memiliki sirip yang khas seperti sisir, atau bahkan terlihat seperti layar yang sobek. ia lebih dulu populer sebagai cupang serit 2, serit double atau serit ganda. Penangkar pertama cupang serit di komplek bulog Rawamangun, Jakarta Timur.

    Lantaran belum dikenal, beberapa cupang serit tangkaran Ahmad bernasip tragis di Bali, ikan cupang serit menjadi bahan tertawaan lantaran dianggap cupang hancur alias apkir. Beberapa menyebut si Ahmad kurang pekerjaan, namun kebalikan pada tahun 2000, justru peternak dilanda demam serit.

    Sumber : cuppangserit.blogspot.com
    sampai saat ini untuk penemu cupang serit masih simpang siur, peternak di Slipi, Jakarta Barat, menganggap Ahmad Yusuf sebagai penemu janis Crowntail. Crowntail lahir pada tahun 1998 dan menjadi booming pada tahun 2000. Awal lahirnya jenis ini banyak pihak yang skeptis dan menganggap jenis ini hanya penyimpangan semata.

    Dalam perkembangannya crowntail banyak mengalami perubahan bentuk serit. Diantaranya menjadi tipe serit balok, tipe balon serit 4 (double ray) dan serit delapan. Tipe balok diartikan sebagai crowntail yang bertulang serit kasar. sedangkam tipe balon memiliki selaput diantara tulang serit yang melebar.

    Berkembangnya era strain baru pada ikan cupang membuat banyak pihak mengagumi jenis ini dan berlomba-lomba untuk mempernanyak cupang serit, akhirnya keberadaan cupang serit diakui pada International Betta Congress (IBC).

  • Ikan Cupang Plakat ->

    Sumber : www.acuavida.com
    Cuopaang Plakat adalah cupang hias dengan bentuk ekor lebih pendek atau biasa disebut dengan ikan cupang ekor pendek. Ikan cupang plakat berasal dari Thailand yang pertama kali mengembangbiakannya. Pada tahun 2000-an cupang plakat mulai dikenal luas oleh para hobiis di Indonesia karena sebelumnya lebih di dominasi oleh cupang Serit dan Halfmoon
    .

    Cupang plakat pertama kali dibawa dan diperkenalkan di Indonesia oleh Hanry Gunawan, hermanus dan Joty Atmadjaja. Pada tahun 2003 pertama kali ikan cupang di konteskan oleh inBS dalam pagelaran inBS Award II di Gajah Mada Plaza, tetapi pada saat itu masih tahap eksebisi.

    Plakat sengaja diperkenalkan untuk menggairahkan pasar ikan cupang dalam angka melawan boomingnya ikan Louhan. Semenjak itu cupang plakat semakin banyak penggemarnya karena tampil dengan warna baru dan bentuk yang sangat unik sehingga ikan cupangpun kembali dilirik para pecintanya.

    Sumber : rze06.wordpress.com
    Ikan cupang plakat pada awal kemunculannya mempunyai ekor berbentuk seperti skop atau spade tail dengan tulang ekor yang hanya dua cabang. Cupang yang seperti ini biasa disebut dengan cupang tradisional. memiliki ujung yang memanjang, karena sirip dasinya atau sirip ventralnya lebih panjang dari pada sirip bawahnya.


    Dalam perkembangannya, cupang plakat disilangkan dengan ikan cupang halfmoon yang menghasilkan ekor setengah lingkaran menyerupai huruf D, tapi bentuk besarannya tidak seperti besaran bentuk cupang halfmoon, jadi terlihat lebih imut dan mempunyai tulang ekor yang lebih banyak untuk menyokong ekornya yang berbentuk halfmoon, jadilah ikan jenis Plakat Halfmoon berekor pendek.

    Plakat Halfmoon / Sumber : akuariumhias.blogspot.com
  • Ikan Cupang Giant ->

    Cupang Giant merupakan cupang yang berukuran besar lebih dari normal hingga mencapai +/- 12 Cm. Cupang raksasa ini terlihat sangat besar denga bentuk tubuh yang tebal. Cupang ini terlihat tidak lebih aktif dari cupang ukuran normal karena ukurannya yang besar ini, namun tetap memiliki keagresivitasan sebagai layaknya cupang.


    Sumber : dilampung.com
    Insangnya juga dapat terbuka dengan gerakan siap menyerang selalu diperlihatkan ketika bertemu dengan musuhnya. Sirip akan dinaikan seakan memperlihatkan kemarahannya. Keindahan cupang hias masih terlihat namun untuk ikan cupang giant ini belum didapat bentuk sirip yang sekokoh cupang halfmoon dan serit yang normal.

Beberapa jenis ikan cupang golongan aduan diantaranya adalah :
  • Betta Splendens ->

    Sumber : kopipakegula.blogspot.com
    Betta splendens merupakan ikan cupang jenis adu terutama jenis lama. Cupang ini memiliki daya tahan yang kuat namun tidak ditopang dengan gigi tajam dan sisik yang kuat. pada tutup insangnya terdapat 2 garis vertikal berwarna merah. Sosok cupang ini bisa dibilang berukuran kecil dan warna tubuh cenderung gelap. Warnanya perpaduan antara merah tua dan biru tua serta tidak ada totol pada tubuhnya. Gerakan tubuhnya cenderung agresif dan terlebih dahulu menyerang ketika bertarung.

  • Betta Imbellis ->

    Sumber : http://www.ikancupang.info/
    Betta imbellis terdapat di negara Indonesia dan Malaysia yang memiliki bentuk tubuh silindeer dan memiliki warna hijau tua atau biri cemerlang. Kepalanya berbentuk bulat panjang dan berwarna hitam legam. Sirip insang berwarna hitam transparan namun kerap dijumpai sirip insang berwarna merah. Sirip anal atau dasinya pendek berwarna merah dengan ujung berwarna putih, sirip ekor dan perut berwarna merah dan tepi sirip berwarna hijau atau biru sementara sirip punggung berwarna hijau atau biru serta dihiasi bercak berwarna hitam. Pada arena aduan, betta imbellis dianggap jawara karena keganasannya saat bertarung

  • Betta Smaragdina ->

    Sumber : www.bettaportal.net
    Betta smaragdina memiliki bentuk tubuh yang pipih dan berwarna hijau kehitaman. Jenis ini berasal dari negara Kambodja. Kepala cupang ini pendek berwarna kehitaman, sirip insang berwarna hitam transparan, sirip anal berukuran sedan dan berwarna hitam dengan bagian ujung berwarna putih kehijauan. Kemudian pada sirip perut dan sirip ekor berwarna kehijauan tua dengan totol-totol hitam. Sementara sirip punggung berwarna hijau muda dihiasi bercak hitam.

    Di arena pertarungan jenis ini terkenal dengan gaya tahan yang tinggi alias tahan pukul dan bermental kuat. Dalam perdagangannya cupang ini diberi nama cupang adu hijau belgi Singapura. Panjang saat dewasa lebih besar dari Betta Imbellis yaitu 6 cm.


  • Betta Mahachai ->

    Sumber : www.bettaterritory.nl
    Betta mahachai merupakan ikan cupang adu yang berwarna metalik alami dengan bentuk tubuh lebih panjang dari Betta Splendens dan berpenampilan fisik seperti Betta Smaragdina namun mirip Betta Imbellis dalam perilakunya.

    Betta mahachai adalah species Betta splendens complex yang hingga saat ini belum diklasifikasikan secara resmi karena masih dipelajari apakah memang suatu spesies yang unik atau meruakan sub-spesies atau hibrid dari betta splendens yang ada di alam karena keberadaannya yang dekat dengan kota dan ada orang yang melepas cupangnya sehingga berkembang biak dengan spesies lain yang sudah ada dan membentuk hibrid baru.

    Sumber : www.sirinutbetta.com
    Namun keunikan warna metalik ditubuh dan siripnya telah mampu membuat erevolusi warna pada cupang hias yang kita jumpai sekarang. Asala mula warna copper yang menjadi dasar warna-warna metalik diperkirakan adalah hasil persilangan dengan betta mahachai. Maka muncullah saat ini cupang-cupang hias berwarna platinum, emas, biru mask, hijau mask hingga warna kombinasi yang dinamakan Dragon yang berasal dari warna metalik ini.

    Bentuk ekor betta mahachai lebih menyerupai sekop dan pada umumnya memiliki mata merah. Mahachai sangat muda stress dan melompat dari akuarium, terlebih apabila dipelihara sendirian. Betta mahachai tidak terlalu agresif dan tidak mudah berkelahi seperti imbellis dan splendens apabila ditempatkan bersama-sama.



 
Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Cupang
http://www.iftfishing.com/?p=2641
http://www.ikancupang.info
http://www.bibitikan.net/mengenal-macam-jenis-ikan-cupang/

Wednesday, May 29, 2013

Ikan Guppy (Poecilia reticulata)

Ikan Guppy (Poecilia reticulata) adalah salah satu spesies ikan hias air tawar yang juga populer di dunia. Karena mudahnya menyesuaikan diri dan beranak pinak, di banyak tempat di indonesia ikan ini menjadi ikan liar yang memenuhi parit-parit dan selokan. Dalam perdagangan ikan hias dikenal sebagai guppy atau juga millionfish. di berbagai daerah ikan ini juga dikenal dengan berbagai nama lokal seperti gepi (Betawi), bungkreung (Sunda), cethul atau cithul (jawa), klataw (Bjn) dan lain sebagainya.

Ikan guppy juga memiliki nilai ekonomis karena variasi warna yang dimilikinya menarik dan bentuk sirip yang beragam, pemeliharaan dan pemijahan mudah dilakukan, serta tidak terlalu berpengaruh pada perubahan temperature dan kualitas air lainnya. saat ini terdapat sekitar 30 jenis ikan guppy berdasarkan pola warna dan bentuk siripnya, yang sebagian besar merupakan komoditi ekspor.

Klasifikasi Ilmiah : 

Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Cyprinidotiformes
Famili : Poecilidae
Genus : Poecilia
Spesies : Poecilia reticulata
Sumber : barnsleyaquatics.webs.com
Guppy merupakan anggota suku poecilidae yang berukuran kecil. Jantan dan betina dewasa mudah dibedakan dari ukuran dan bentuk tubuhnya maupun dari warnanya. Pnajang total tubuh ikan betina antara 4-6 cm, sedang kan jantannya lebih kecil, sekitar 2 -3 cm. Pada ikan jantan memiliki warna-warni yang cemerlang dan amat bervariasi, terutama pada ikan hibrida. Ikan Guppy liar warnanya lebih sederhana, jantannya tetap berwarna-warni dengan dua buah bintik hitam seperti mata di sisi baadan: yang satu dibawah sirip punggung dan yang lainnya di atas sirip dubur. Guppy liar betina bertubuh tambun dengan warna kuning kecoklatan dan susunan sisik yang membentuk pola seperti jala dan perut gendut berwarna putih.

Dalam perkembangbiakannya, ikan guppy termasuk dalam jenis Livebearers atau melahirkan anak-anaknya, dimana pembuahan telur-telurnya terjadi didalam perut induk betina. Seekor guppy betina pada setiap kelahiran mampu melahirkan antara 5 sampai 100 ekor anak-anaknya  atau biasa disebut dengan burayak. Masa kehamilan ikan ini berkisar antara 21-30 hari (rata-rata 28 hari) bergantung pada suhu airnya. Suhu air yang paling cocok untuk berbiak adalah sekitar 27 derajat celcius.


Menjelang saat-saat melahirkan didalam perut induk betina terlihat jelas bintik-bintik mata burayak yang akan dilahirkan, begitu dilahirkan dari perut induknya, burayak langsung dapat hidup sendiri berenang untuk mencari makan dan menghindar dari musuh-musuhnya, namun kadangkala sang pejantan pun menjadi musuhnya dan menjadi kanibal terhadap burayak yang baru lahir. 

Burayak-burayak ikan guppy ini apabila selamat, akan mencapai kedewasaan pada umur satu atau dua bulan saja. Itulah sebabnya ikan ini dengan segera dapat melipat gandakan jumlah anggota kelompoknya sehingga dinamai juga dengan nama sebutan ikan seribu (millionfish).

Pada guppy jantan, sirip duburnya akan mengalami perubahan saat akan kawin menjadi gonopodium yang berfungsi untuk mengeluarkan sperma yang akan masuk pada tubuh ikan betina. Pada induk guppy betina memiliki kemampuan untuk menyimpan sperma, sehingga dapat hamil berulang kali dengan hanya satu kali kawin.

Ikan guppy memiliki kemampuan untuk menyesuaikan hidup di pelbagai kondisi perairan dan dengan variasi makanan yang beragam. Berdasarkan analisi terhadap perut guppy yang hidup di Danau Buyan Bali, menunjukan bahwa ikan ini memakan zooplankton yang berada disana. Sementara guppy yang hidup di Danau Bratan dan Batur kebanyakan mengandalkan bahan-bahan organik yang berada di dasar danau. 

Sumber : ikangalo.wordpress.com
Guppy adalah ikan asli Amerika Tengah dan Selatan, menyebar di Kep. Barbados, Trinidad dan Tobago, Guyana, Antillen Belanda, Kep. Virgin, Basilia, dan Venezuela. Melalui jalur perdgangan dan lain-lain, ikan ini telah dibawa ke berbagai tempat disemua benua di dunia kecuali Antartika dan kemudian meliar di perairan-perairan bebas.

Karena keperidiannya, guppy lekas membiak dan merambah berbagai perairan bebas. Pada tahun 1929 tercatat bahwa ikan ini dapat ditemukan semua kolam dan parit di Jawa Barat. Sekarang ikan ini telah meluas ke pelbagai tempat di nusantara.

Ikan kecil ini semula ditemukan oleh Robert John Lechmere Guppy di Trinidad pada 1866. Albert C. L. G. Gunther belakangan pada tahun itu juga menamai ikan ini dengan sebutan Girardinus guppii  untuk menghormati sang penemu. Namun ternyata ikan ini telah di deskripsi terlebih dulu dengan nama Poecilia reticulata oleh Wilhelm Peters pada 1859. Sehingga nama Girardinus guppii hanya mendapatkan status sebagai sinonim. Meski demikian nama umum gupi (guppy) bagi ikan ini telah terlanjur tenar dan digunakan dimana-mana.



Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Guppy
http://zonaikan.wordpress.com/2012/08/08/budidaya-ikan-guppy-yang-cantik/
http://riyand-lazser.blogspot.com/2012/12/ikan-guppy-poecilia-reticulata_16.html

Saturday, March 9, 2013

Ikan Botia | Botia macracantha

Ikan Botia, Botia macracantha merupakan ikan hias asli Indonesia yang mempunyai nam daerah ikan bajubang, ikan ini hanya bisa dijumpai di dua tempat di Indonesia yakni Sungan Batnghari, Jambi dan Sungai Barito kalimantan. Ikan ini diketahui pertama kali di eksport pada tahun 1935. sampai saat ini botia termasuk ikan favorite dan memiliki banyak penggemar diluar negeri. Dihabitat aslinya, botia hidup pada air mengalir di sungai. Oleh karena itu untuk mpemelihaaan di akuarium sering di sarankan agar dilengkapi dengan arus buatan.

Botia termasuk ikan dari suku cobtidae yang kebanyakan sangat digemari sebagai ikan hias. Secara ilmiah, beberapa ikan berubah nama marganya dari botia menjadi Chromobotia, Syncrossus, Yasuhikotakia dan lainnya. Sehingga penyebutan ikan botia hanya tinggal terjadi di dunia ikan hias. Botia macracantha, Cobitis macracanthus, dan Chromobotia macracanthus. 

sumber : cleotis-piplup.blogspot.com

Klasifikasi Ilmiah :

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Osteichthyes
Subkelas : Actynopterigii 
Ordo : Teleostei
Subordo : Cyprinoidea
Famili : Cobitidae
Genus : Botia 
Spesies : Botia macracantha

Ikan botia yang sangat terkenal sebagai ikan hias berasal dari Sungai Batanghari Provonsi Jambi yaitu jenis Chromobotia macracanthus. Ikan botia macracantha memiliki nilai ekonomis penting dan sebagai primadona ikan hias serta merupakan komoditas potensial untuk ekspor ke manca negara  terutama ke Asia, Amerika Serikan dan beberapa negara Uni Eropa.

Botia memiliki bentuk tubuh memanjang dan pipih, perut hampir lurus, posisi lengkung sirip punggung lebih depan dari sirip perut, memiliki empat pasang sungut. Warna dasar tubuh merah jingga kekuning-kuningan yang dibalut warna hitam di tiga tempat. Satu memotong kepala persis melintas disisi mata, ditengah tubuh agak lebar, terakhir dipangkal ekor merambat sampai sirip punggung. Sirip ekor tebal terbagi dengan ujung lancip, warna oranye dengan ujung kemerahan. Sirip anus hitam, dengan tulang sirip kuning, sirip dada berwarna merah darah.

Botia memiliki duri dibawah matanya. hati-hatilah dengan duru tersebut, terutama saat pemindahan atau pada waktu dijaing. Macracantha sendiri (nama latin dari ikan ini) berarti ikan yang memiliki duri "besar". Botia betina pada umumnya memiliki tubuh ramping dibandingkan dengan jantan. Sdengkan jantan ditandai dengan sirip ekor lebih panjang dibandingkan dengan betina.

Sumber : www.free-pet-wallpapers.com
Ikan botia termasuk dalam golongan egg layer. Di alam mereka memijah di musim hujan. Sehingga untuk memijahkan maka dapat dibuat simulasi musim huajan ini, yaitu pH di turunkan dan air diganti sebanyak 15%  setiap 20 menit.  

Ikan botia dari Sungai Batang hari di daerah Muara Tebo, Provinsi Jambi pada bulan Juli berada pada tingkat perkembangan gonad I, yang dicirikan dengan adanya dominasi oosit muda berdiameter 0,1-0,2 mm, proses pematangan ini berlangsug relatif singkat dan bersamaan.  secara umum karakter morfometrik ukuran tubuh botia jantan dengan betina dengan analisis komponen utama tidak berbeda nyata.

Botia akan sangat senang apabila dipelihara dengan cara berkelompok 5-6 ekor atau lebih. Mereka akan bernang bergerombol berkeliling akuarium dan saling bercengkerama di antara mereka, saling menggesekan badan di antara mereka dengan sirip menegak, sehingga dapat menyajikan tontonan menarik bagi pemeliharanya.  

Perilaku yang lain adalah tiduran tergeletak pada satu sisi tubuhnya. Hal ini sering menimbulkan salah pengertian bagi pemeliharanya karena disangka ikan tersebut sakit atau mati. Perilaku tersebut merupakan perilaku normal ikan botia. Agar botia betah, sediakan tempat persembunyian yang banyak dalam akuarium.

Sumber : www.ivanov.ch
Tempat persembunyian ini dapat berupa tanaman, atau dekorasi lain yang memadai tapi jangan lupa pula mnyediakan tempat ruang berenang yang cukup. Sediakan pula substrat yang "lembut" karena sebagai ikan bawah mereka kerap mencari-cari makanan pada substrat dengan mulutnya.

Botia dapat menerima berbagai jenis pakan. Meskipun demikaian perlu diingat bahwa mereka sebenarnya adalah karnivora, sehingga perlu diberi pakan dengan diet protein tinggi. Mereka dapat menerima hampir semua jenis pakan hidup atau beku, seperti artemia, blooworm, daging udang, daging ikan, bhefheart, bahkan kacang polong rebus. 

Botia akan senang apabila diberipakan dalam jumlah sedikit tetapi sering (beberapa kali sehari). Botia dewasa secara umum akan lebih pemilih dalam mencari pakan dibandingkan dengan ikan botia muda.


Sumber : budibungo.blogspot.com
Sebagai ikan tidak bersisik botia diketahui rentan terhadap penyakit ick dan boleh hampir dikatakan tidak memiliki perlindungan terhadap bahan-bahan beracun dalam akuarium. Oleh karena itu hindarkan dari segala jenis kondisi lingkungan yang dapat memicu berjangkitnya ick atau keracunan.

Ikan botia adalah ikan yang berasal dari beberapa daerah aliran sungai di Sumatera dan Kalimantan. Penyebaran benih botia di daerah banjiran sepanjang Sungai Batanghari mulai dari terusan sampai ke londerang sampai musim penghujan. Penyebaran induk botia mulai dari Muara Tembesi sampai Dusun Teluk Kayu Putih Kabupaten Tebo. Habitat ikan ini banyak ditemukan berkumpul di perairan tenang yang tidak berarus deras.



Referensi :
http://zonaikan.wordpress.com/2012/08/09/variasi-jenis-ikan-botia/
http://o-fish.com/Spesies/botia.php
http://www.iftfishing.com/fishypedia/botia/
http://benihikan.net/ikan-hias/indahnya-ikan-botia/



>>Next Article : Variasi Jenis Ikan Botia

Wednesday, November 14, 2012

Ikan Sepat Mutiara (Trichogaster leeri)

Ikan Sepat Mutiara merupakan salah satu jenis ikan yang di golongkan dalam kategori ikan hias dan masuk dalam anggota suku gurami (Osphronemidae). Dalam bahasa inggris disebut Pearl Gourami, Mosaic Gourami, atau Lace Gourami. Ikan ini memiliki warna yang cantik berpola bintik seperti mutiara dan garis hitam di sisi tubuhnya. Mereka hidup di perairan tawar seperti rawa-rawa di dataran rendah yang berair sedikit asam. Di Indonesia, sepat mutiara banyak tersebar di daerah seperti Sumatera dan Kalimantan. Nama ilmiahnya adalah Trichogaster leeri.

Klasifikasi Ilmiah 

Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Perciformes 
Famili : Osphronemidae
Genus : Trichogaster
Spesies : Trichogaster Leeri.

Ikan sepat mutiara merupakan ikan hias air tawar yang masih mempunyai hubungan keluarga dengan ikan sepat siam yang sering di konsumsi oleh masyarakat. Perbedaannya yaitu ikan sepat mutiara memiliki warna yang lebih indah sehingga sepat mutiara lebih dipilih untuk di pelihara didalam akuarium untuk di nikmati keindahan warna dan geraknya.
Sumber : id.wikipedia.org

Ciri-ciri sepat mutiara umumnya yaitu mempunyai badan yang memanjang dan pipih dengan mulut yang kecil memoncong dan runcing. Sirip anal panjang seperti benang, Sirip sebelah belakang menonjol keluar. Warna dasarnya sawo matang, sisi badanya kelabu kadang-kadang biru kehijauan. Panjang tubuhnya dapan mencapai 12 cm. Yang paling khas dari ikan ini ialah keindahan warna tubuhnya yang menyerupai manik-manik mutiara yang terpancar dari pola warnanya yang memikat. Hal ini yang menjadikan namanya ikan sepat mutiara.

Pada kerongkongan, sirip, perut, dan beberapa bagian sirip anal memiliki warna merah. Sisi badannya terpotong secara horizontal oleh garis yang berwarna hitam memanjang mulai mulut hingga pertengahan batang ekor. Akhir dari garis ini, pada batang ekor memanjang satu bintik hitam yang terlihat lebih besar dari pada garisnya sendiri. Pada sirip punggung, memiliki warna cokelat kekuningan dan pada saat birahi, warna perut jantan menjadi oranye. 



Ikan sepat mutiara jantan memiliki sirip yang panjang dan lancip, sedangkan pada betina memiliki sirip yang mebulat dan pendek. Selain itu, jantan masih dilengkapi hiasan warna merah pada leher dan perut yang tidak terdapat pada betina. Warna merah ini akan tambah menyala pada saat dia birahi. 

Habitat ikan sepat mutiara ini banyak terdapat di perairan tawar seperti rawa-rawa di dataran rendah dengan kandungan air yang sedikit asam. Kebiasaan hidupnya senang berada dekat permukaan air hingga setengah kedalaman air. Sepat mutiara tersebar mulai dari Thailand, Malaysia, Sumatera hingga Kalimantan Indonesia.

Ikan sepat mutiara dapat hidup dan berkembang biak pada perairan yang terbatas dan tergenang. Maka ikan ini biasa ditemukan pada perairan yang kecil pada genangan air dan rawa-rawa. Sifat makannya omnivora yaitu pemakan segalanya, baik itu hewani maupun nabati. Hidup pada suhu optimal 26-28 derajat selcius, pH 6,5 - 7,0 dan kesadahan air 6-8 dH. Sepat mutiara juga tergolong ikan yang setia dalam melrawat telur-telurnya. Setelah melakukan perkawinan, sepat mutiara jantan akan mengusir betina dan telur akan dijaga oleh sepat jantan hingga menetas.

Sumber : informasi-budidaya.blogspot.com
Sumber : http://clubbing.kapanlagi.com
Saat akan melakukan perkawinan, ikan sepat mutiara ini akan membuat sarang berbetuk busa yang berada di permukaan air untuk menyimpan telur-telurnya. Siklus hidupnya, telur yang sudah dibuahi oleh sepat jantan akan menetas selama 24 jam dan akan menjadi larva ikan selama satu minggu akan menjadi burayak dan kemudian akan menjadi sepat dewasa.

Sumber : koranbergambar.blogspot.com
Ikan sepat mutiara ini umumnya hanya di budidaya dan dipelihara orang untuk dinikmati keindahan saja. Dibanding dengan kerabatnya, sepat mutiara memiliki warna yang lebih memikatdan cocok ditempatkan didalam akuarium. Karena selain tubuhnya bermanik-manik juga sifatnya yang cinta damai. Ikan ini dapat bercampur dan berbaur dengan jenis-jenis ikan lainnya, namun sebaiknya jangan di gabungkan dengan ikan-ikan yang bersifat agresif atau terlalu aktif. Juga perlu dijaga agar akuarium tidak terlalu penuh yang dapat menyebabkan sepat mutiara gelisah. Tandanya, sepat jantan dapat tiba-tiba menyerang atau menggertak ikan lain yang terasa mengganggunya.



Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Sepat_mutiara
http://nirwanaaquarium.blogspot.com/2011/05/ikan-sepat-mutiara-dan-pemeliharaannya.html
http://anambasberbagi.blogspot.com/2011/11/blog-post.html

Monday, October 8, 2012

Jenis Jenis Ikan Maskoki



Ikan Maskoki (Carassius auratus), semenjak pertama kali ditemukan hingga dipelihara orang, sampai sekarng terdapat kurang lebih 15 macam maskoki yang telah dikenal dan digemari oleh masyarakt. Tentu saja ini belum termsuk jenis-jenis persilangan baru yang dianggap belum waktunya untuk dipasarkan. Untuk mengenali jenis-jenis maskoki, berikut penjelasan singkat 15 jenis maskoki : 

  1. Pearl Scale (Sisik Mutiara)
    kuliah-ikan.blogspot.com
    Penggemar ikan hias sering menjuluki maskoki ini dengan sebutan Pear Scale dengan alasan lebih universal. Sisik di tubuh maskoki ini berwarna putih, muncul ke permukaan, dan bergerigi, sehingga tampak seperti mutiara (pearl). Maskoki mutiara mudah dikenali karena bentuknya tubuhnya berbentuk bulat sebesar bola pingpong. Siripnya berjumlah enam buah. Maskoki mutiara umumnya berwarna dasar merah atau jingga dengan sisik berwarna kuning putih bebercak hitam atau kuning keemasan. Maskoki jenis ini terbagi dua tipe; pertama tipe maskoki yang berjambul dan biasa disebut mutiara berjambul, dan tipe kedua adalah maskoki yang tidak berjambul atau populer dengan julukan koki bola pingpong. Di Indonesia saat ini dikembangkan maskoki sisik mutiara berjambul hasil persilangan.

  2. Calico (Kaliko)
    budidayanews.blogspot.com
    Maskoki kaliko cukup banyak penggemarnya karena kombinasi warna tubuhnya menarik. Umumnya kombinasi warna tersebut tampak berpadu secara acak. Oleh sebagian hobiis, maskoki kaliko dianggap paling baik sehingga harganya lebih tinggi dibandingkan dengan maskoki yang berwarna tunggal. Semakin lengkap dan serasi campuran warnanya, harganya juga akan semakin mahal. Maskoki kaliko dengan berbagai warna ini dinamakan kaliko pancawarna. Tubuh kaliko agak bundar dan memiliki kepala relatif kecil dengan mulut sedikit runcing. Sirip ekor dan sirip punggungnya cukup panjang sehingga tampak indah saat berlenggak-lenggok. Ciri khas dari kaliko yang sangat digemari terutama adalah kombinasi warna pada tubuhnya yang terdiri atas hitam, putih, kuning emas dan merah.

  3. Lion Head (Kepala Singa)
    anismerahku.wordpress.com
    Keindahan dan keunikan maskoki jenis ini terletak di kepalanya yang berjambul berwarna oranye sehingga ia tampak seperti singa (lion). Jambul maskoki lion head umumnya berwarna jingga kemerahan, sementara sisik tubuhnya berwarna kuning keemasan. Tubuh maskoki lion head tampak gemuk, bulat, pendek, dan sedikit bungkuk. Jenis ini tidak memiliki sirip punggung. Yang ada hanya sirip dada, sirip perut, dan sirip ekor yang beukuran relatif pendek. Variannya yang juga cukup dikenal bernama lion head slayer. warna tubuhnya mirip dengan lion head, yakni kuning agak keemasan, namun yang membedakannya adalah sirip ekornya sedikit lebih panjang.

  4. Ranchu (Koki Ganteng)
    kuliah-ikan.blogspot.com
    Maskoki Ranchu ditemukan di Jepang sekitar tahun 1784. Dengan demikian, maskoki ini termasuk jenis yang cukup tua. Di Jepang maskoki ini paling disenangi sehingga disebut ranchu (koki ganteng). Beberapa hobiis berpendapat maskoki ranchu merupakan salah satu varian dari maskoki lion head. Sepintas bentuk tubuhnya mirip dengan maskoki tersebut. Perbedaannya adalah gelembung dikepala maskoki ranchu lenih luas hingga mencapai pipinya. Di sinilah letak nilai jual maskoki ranchu. 

  5. Sukiyu/Pompon
    budidayanews.blogspot.com
    Sukiyu sering disebut juga dengan Pompon oleh pengusaha maupun konsumen ikan hias. Bentuk tubuhnya agak mirip dengan lion head. Ciri utama yang membedakannya dengan lain adalah adanya jaringan seperti lumut di hidung yang mirip kumis.
  6. Spencer (Oranda)
    ikanhias47.blogspot.com
    Bentuk tubuh maskoki pencer juga mirip lion head. Jambulnya berwarna jingga hingga merah. Tubuhnya berwarna kuning keemasan. Ciri maskoki pencer adalah terletak pada sirip dada dan sirip ekornya yang lebih panjang dibanding dengan maskoki lion head. Disamping itu, maskoki pencer memiliki sirip punggung, tidak seperti maskoki lion head. Maskoki ini di luar negeri lebih dikenal dengan nama Oranda. Sebagian besar pengusaha dan penggemar berpendapat bahwa maskoki lion head adalah hasil perkembangan dari maskoki pencer.

  7. Tosa (Si Ekor Rumbai)

    maskoki.comze.com
    Jenis Tosa ini paling sering dijumpai pada setiap pedanggang dan peternak maskoki. Tubuhnya agak bundar dengan sirip punggung, dada dan perut serta ekor yang relatif panjang. Tosa atau kokitosa ini jika tumbuh dengan baik, panjang sirip ekornya dapat melebihi panjang tubuhnya. Ketika berenang, ekor yang panjang ini akan bergerak-gerak mengikuti gerakan arus air sehingga di luar negeri disebut veil tail (ekor rumbai). 
  8. Bubble eye (Mata Balon)
    kaskus.co.id
    Maskoki ini disebut mata balon karena di bawah kedua matanya menggantung gelembung mirip balon. Gelembung tersebut sebenarnya menyulitkan dirinya untuk melihat dan bergerak leluasa. Karena itu, gerakan maskoki yang pada dasarnya sudah tidak lincah ini semakin terlihat lamban. Jika maskoki ini sedang bergerak, gelembung udara dimatanya akan bergoyang-goyang.
    Bentuk maskoki mata balon sebenarnya hampir sama dengan maskoki lainnya. Namun, maskoki ini tidak memiliki sirip punggung. Dari perkawinan silang yang dilakukan oleh penangkar muncul maskoki mata balon yang bersirip punggung. jenis ini harganya justru lebih mahal dibandingkan dengan maskoki mata balon lainnya karena daya tahan hidupnya saat burayak sangat rendah. Persentase hidup saat burayak hanya sekitar 0.7 %.
    Tubuh maskoki mata balon berbentuk bulat dan dilengkapi dengan sirip ekor yang mekar dan bercabang empat. Berdasarkan warnanya, dikenal tiga jenis maskoki mata balon yakni berwarna hitam pekat, jingga dan kombinasi antara merah, jingga, hitam dan putih. Keunukan maskoki mata balon adalah perubahan warna yang terjadi pada gelembung udara di bawah matanya. Ini terjadi seiring dengan perkembangan umurnya. Saat maskoki masih muda, gelembung tersebut berwarna kehijauan. Setalah dewasa, akan berubah menjadi hitam kekuningan. Sempurna tidaknya penampilan maskoki mata balon dilihat dari bentuk dan keseimbangan gelembung udara yang ada di bawah matanya. Maskoki mata balon bisa dinilai dari bentuk gelembung udaranya (bulat penuh), kekencangan, dan keseimbangan antara kiri dan kanan. Jika gelembung udaranya cacat, misalnya ukuran tidak seimbang atau salah satunya tampak kisut, harga jualnya akan turun.
  9. Red Head (Kepala Merah)
    maskoki.comze.com
    Maskoki ini dijuluki red head (kepala merah) karena adanya sebagian warna merah tepat di atas kepalanya. Warna merah ini tampak indah jika dipandu dengan warna lain seperti kuning. Bentuk tubuh maskoki red head mirip dengan maskoki lion head, namun tubuhnya berwarna putih. Selain itu, ekor maskoki red head juga lebih panjang dan lebar dari pada maskoki lion head. Di kalangan petani ikan hias lebih mengenalnya dengan julukan maskoki resket.
  10. Teleskop (Mata Teropong)
    maskoki.comze.com
    Maskoki ini dijuluki mata teropong karena matanya menonjol mirip teropong bintang atau teleskop. Bentuk tubuhnya sepintas mirp dengan maskoki kaliko. Tubuhnya ada yang berwarna hitam pekat atau terdiri atas paduan berbagai jenis warna yang indah.
  11. Bulldog
    intanpurnama.web.id
    Julukan bulldog disandang karena raut wajah maskoki ini mirip anjing jenis bulldog. Ciri-cirinya mirip dengan maskoki teleskop, tetapi matanya tidak menonjol. Tubuh dan siripnya lebih mirip dengan maskoki spencer.
  12. Black Moor
    donifatar.blogspot.com
    Bentuk tubuh maskoki black moor merupakan perpaduan dari maskoki tosa dan maskoki red head. Bagian kepala maskoki ini mirip dengan maskoki bulldog, tetapi sirip punggung dan ekornya lebih panjang. sesuai dengan julukannya, maskoki ini berwarna hitam pekat.
  13. Celestial (Star Gazer)
    informasi-budidaya.blogspot.com
    Celestial juga merupakan salah satu jenis maskoki yang memiliki bentuk tubuh seperti lion head. Perbedaannya, mata maskoki jenis ini selalu mengarah ke atas seperti sedang melihat langit. Karena itu, maskoki ini dijuluki satar gazer atau si penonton langit. Keunikan maskoki ini juga tidak memiliki sirip punggung seperti halnya maskoki lion head.
  14. Fan Tail (Si Ekor Kipas)
    maulanams.multiply.com
    Maskoki ini dijuluki si ekor kipas karena ekornya pendek mirip dengan kipas (fan tail). Bentuk dan warna tubuhnya mirip dengan maskoki tosa namun ukuran sirip punggung dan sirip ekornya lebih pendek.
  15. Tosakin
    archive.kaskus.co.id

    spesialisfishcompany.blogspot.com
    Keistimewaan maskoki ini terletak pada warna ekornya yang meriah mirip warna ekor burung nerak. Namun, bentuk dan warna tubuhnya tidak jauh berbeda dengan maskoki tosa."wah rasanya ingin memiliki semuanya ya,, cakep-cakep"
     
Referensi :
Ir. Evi Liviawaty dan Ir. Eddy Afrianto, Maskoki, Budidaya dan Pemasarannya, Yogyakarta: Kanisius, 1990
Ir.Yusuh Bachtiar, Mencagah Maskoki Mudah Mati, Jakarta: Agromedia Pustaka, 2005
http://budidayanews.blogspot.com/2011/02/jenis-jenis-ikan-mas-koki.html
http://maskoki.comze.com/jenis.html