Showing posts with label Echinodermata. Show all posts
Showing posts with label Echinodermata. Show all posts

Wednesday, October 24, 2012

Bintang Laut

Bintang Laut merupakan hewan invertebrata yang temasuk dalam filum echinodermata. Hewan ini hidup didasar laut dan bisa bergerak.  Dalam bahasa inggris dikenal dengan nama starfish, namun hewan ini sangat jauh hubungannya dengan ikan. Sesuai dengan namanya itu, hewan ini berbentuk bintang dengan lima lengan. Bintang laut termasuk hewan simetri radial dan umumnya memiliki lima atau lebih lengan. Ia bergerak dengan menggunakan sistem vaskular air. Bintang laut sebenarnya adalah hewan yang hidup bebas, namun dikarenakan ketiadaan organ gerak yang memadai, ia hanya bergerak mengikuti arus air laut.
Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Animalia
Phylum : Echinodermata
Kelas : Asteroidea
Genus : Asteroidea
Spesies : Asteroides sp, Asteropecten irregularis, Crossaster dan Culeitin.

Tubuh bintang laut terdiri dari bagin oral (yang memiliki mulut) dan aboral (yang tidak memiliki mulut), banyak dijumpai di pantai. ciri lainnya adalah organ tubuhnya yang bercabang keseluruh lengan. mulut terdapat di permukaan bagaian bawah atau yang disebut permukaan oral. Sedangkan pada permukaan aboral selain anus terdapat pula medropit. Medropit adalah sejenis lubang yang mempunyai saringan dalam menghubugkan air laut dengan sistem pembuluh air dan lubang kelamin.


Permukaan Echinodermata umumnya berduri, baik itu pendek tumpul atau runcing panjang. Duri berpangkal pada suatu lempeng kalsium karbonat yang disebut testa. Sistem saluran air dalam rongga tubuhnya disebut ambulakral yang berfungsi untuk mengatur pergerakan bagian organ yang menjulur ke luar tubuh, yaitu kaki ambulakral atau kaki tabung ambulakral dan kaki ambulakral ini memiliki sistep alat isap.

Bintang laut memakan koral dan kerang-kerangan. Saat akan bergerak ia menggunakan tabung didalam tubuhnya. Tabung itu memoma air keluar masuk dari ratusan kaki tabung ambulakral. Kaki-kaki tabung ini terjulur oleh tekanan air, hingga hewan ini pun dapat bergerak. 
ibn5sholih.blogspot.com
Sistem tubuh bintang laut 

Tidak banayk yang mengetahui bahwa bintang laut ini memiliki sistem tubuh yang hampir sama seperti manusia. Diantara sistem tubuh itu adalah :

  • Sistem ambulakral > merupakan alat pernapasan sekaligus pergerakan yang memungkinkan air masuk  melalui lubang bernama medropit kedalam pembuluh batu. Kemudian menyalurkannya menuju saluran cincin yang bercabang pada lima tangannya yang diberi nama saluran radial higga kedalam saluran lateral. Deretan-deretan kaki tabung pada tiap cabang tangan yang bergelembung disebut ampula yang menjadi akhir perjalanan air dari luar tubuh.
  • Sistem reproduksi > Pembuahan berlangsung di luar tubuh> Telur yang dibuahi kemudian terbelah dengan cepat menciptakan blastula yang berkembang sampai jadi grastula. Grastula berbah menjadi larva yang kemudian berenang bebsa dalam air samapi mendapatkan lokasi yang pas untuk bermetamorfosis sampai dewasa.
  • Sistem pencernaan > Terdiri atas mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus dan anus. Lambungnya bercabang lima dan masing-masing lengan memiliki lambung cabang dua yang ujungnya buntu.
  • Sistem respirasi > Bernapas melalui kulit yang menonjol di selom atau rongga tubuh yang tipis.
  • Sistem peredaran darah > Peredaran darah mengelilingi mulut dan berhubungan dengan lima pembuluh radial di lengan.
  • Sistem saraf > Pada bagian lengan starfish terdapat cincin dan tali saraf. 
Bintang laut Picture 

reefsforum.com
Bintang laut matahari (bintang laut terbesar) /
republik-tawon.blogspot.com
terbaca.com
narcistbandit.com
gehenx.multiply.com
itsweworld.blogspot.com
arimurti-indo.blogspot.com



Referensi :
http://biologigonz.blogspot.com/2010/01/fisiologis-echinodermata.html
http://ibn5sholih.blogspot.com/2011/05/deskripsi-bintang-laut-asteroida.html
http://zonaikankita.blogspot.com/2012/02/bintang-laut.html 
http://www.anneahira.com/bintang-laut.htm

Sunday, October 14, 2012

Teripang si Ketimun Laut

Teripang disebut juga ketimun laut, sea cucumber, karena bentuk tubuhnya menyerupai ketimun. Sebagai produk perikanan, teripang tidak hanya dikonsumsi di Indonesia. Beberapa negara eropa, Jepang, Hongkong, dan Amerika menyukainya. Teripang adalah komoditas penting karena hewan ini dikonsumsi oleh berbagai kelas sosial masyarakat dunia. Teripang telah dikenal dan dimanfaatkan sejak lama oleh bangsa Cina. Sejak Dinasti Ming, teripang telah dijadikan hidangan istimewa pada perayaan, pesta, dan hari-hari besar. Bahkan teripang disebut-sebut mempunyai khasiat untuk pengobatan berbagai penyakit. Di negara tersebut dilaporkan bahwa secara medis tubuh dan kulit teripang jenis Stichopus japanicus berkhasiat menyembuhkan penyakit ginjal, paru-paru basah, anemia, anti-inflamasi, dan mencegah antireosklerosis serta penuaan jaringan tubuh. Di samping itu, estrak murni mempunyai kecendrungan menghasilkan holotoksin yang efeknya sama dengan antimicyn dengan kadar 6,25-25 mikrogram/mililiter.

Teripang adalah salah satu anggota hewan berkulit atau berbintil (Echinodermata). Namun demikian tidak semua spesies teripang mempunyai duri atau bintil pada kulitnya. Duri atau bintil pada teripang sebenarnya merupakan rangka atau skelet yang tersusun dari zat kapur dan terdapat didalam kulitnya. Rangka dan zat kapur itu tidak dapat dilihat dengan mata telanjang karena sangat kecil sehingga untuk melihatnya kita perlu menggunakan mikroskop.

obattradisionaljellygamat.com

Klasifikasi Ilmiah

Fillum : Echinofermata
Kelas : Holothuroidea
Ordo : Aspidochirotda
Famili : Holothuriidae
Genus : 1. Holothuria
Spesies : Holothuria scaba dll
Genus : 2. Muelleria
Spesies : Muelleria lecanora
Genus : 3. Stichopus
Spesies : Stichopus ananas dll

Tubuh teripang umumnya berbentuk bulat panjang atau silindris dengan panjang sekitar 10-30 cm. Mulutnya ada pada salah satu ujung dan dubur pada ujung lainnya. Karena bentuk umumnya atau bonte, maka dalam bahasa inggris hewan ini disebut sea cucumber, ketimun laut. Mulut teripang dikelilingi oleh tentakel atau lengan peraba yang kadang bercabang-cabang. 

Tubuhnya berotot, dapat tipis atau tebal, lembek atau licin, dapat berkulit halus atau berbintil-bintil. Warnanya bermacam-macam, ada yang hitam pekat, cokelat, abu-abu, atau mempunyai bercak-bercak atau garis-garis pada punggung dan sisinya. Teripang biasa dijumpai tergeletak pada satu sisi saja, yakni pada bagian tubuh yang baisanya berwarna lebih pucat. Ada juga jenis yang sering membenamkan diri dalam pasir. Teripang bergerak sangat lambat hingga seakan-akan selalu dalam keadaan diam pada waktu dilihat di alam bebas.

Untuk melindungi diri dari musuh, teripang mengeluarkan lendir yang beracun dari tubuhnya. Adapula jenis yang dapat menyemprotkan getah sepeti benang yang sangat lengket dari tubuhnya apabila diganggu, misalnya teripang getah (Holothuria vacabunda). Hewan pengganggu akan meronta-ronta untuk melepaskan diri dari getah yang sangat lengket itu, tetapi semakin kuat ia bergerak maka akan semakin terbelit oleh getah itu.

Di indonesia diperkirakan hidup 257 spesies teripang, tetapi yang telah diketahui baru 60 spesies. Dari 60 jenis itu, 23 spesies yang telah dieksploitasi dan umum dikonsumsi. Dari anatara 23 spesies teripang, hanya 5 spesies yang banyak dicari orang karena bernilai ekonomi tinggi, yaitu teripang putih atau teripang pasir (Holothuria scabra), teripang hitam (Holothuria nobilis), teripang getah atau keling (Holothuria vacabunda), teripang merah (Holothuria vatientis), dan teripang cokelat (Holothuria marmorata). Di antara kelimanya, yang paling banyak ditangkap dan diperdagangkan adalah teripang putih (Holothuria scaba). Teripang ini disebut juga teripang kapur. 


Habitat atau tempat hidup teripang umumnya adalah perairan pantai, mulai dari daerah pasang surut yang dangkal samapai perairan yang lebih dalam. Beberapa kelompok hidup didaerah berbtu yang yang dapat digunakan sebagai tempat persembunyian. sedangkan yang lain hidup pada daerah yang banyak ditumbuhi rumput laut, lamun (sea grass), atau daerah berpasir. Ada juga yang mebuat lubang dalam lumpur dan pasir.

Pada umumnya masing-masing jenis memiliki habitat yang spesifik. Misalnya, teripang putih atau teripang pasir (Holothuria scabra) Banyak ditemukan di daerah berpasir atau pasir bercampur lumpur pada kedalaman 1-40 meter. Sering pula ditemukan di perairan dangkal yang banyak ditumbuhi lamun. Teripang lotong (Holothuria nobilis), Holothuria fuscoglive dan teripang pandan (Thelenota ananas) menyukai daerah disekitar karang pada kedalaman 10-30 meter. Jenis teripang kapuk (Actinopyga miliaris), Actinopyga echinetes dan teripang pasir umumnya ditemukan disekitar terumbu karang.

Teripang biasanya ditangkap dengan cara menyelam, dengan memungutnya secara langsung tanpa alat bantu. Cara ini terutama diterapkan untuk menangkap teripang yang hidup di perairan dangkal. Sedangkan teripang koro atau teripang pandan banyak ditemukan di perairan yang dalam, ditangkap/dipungut oleh penyelam dari Bugis, Makasar, Madura dan buton dengan menyelam pada kedalaman 20 meter. Alat yang digunakan adalah pompa udara (kompresor).

Penyebaran Teripang di Indonesia sangat luas, antara lain perairan Madura, Bali, Lombok, Aceh, Bengkulu, Bangka, Riau dan sekitarnya, Belitung, Kalimantan (bagian Barat, Timur dan Selatan), Sulawesi, Maluku, NTT, NTB dan Kepulauan Seribu. 

Teripang Picture

hepatitisc.web.id
hepatitisc.web.id
gondez.com
jellygamat.tumblr.com
hepatitisc.web.id



Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Teripang
http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/7518/BUDIDAYA-TERIPANG-Hulothuria/
M.Ghufran H.Kordi, Cara Gampang Membudidayakan Teripang, Lily Publisher, Yogyakarta 2012.